Krisis global yang dihadapi beberapa Negara dalam kurun beberapa tahun belakangan ini cukup memberikan pengaruh yang cukup besar bagi pengusaha. Khususnya bagi perusahaan media ikut merasakan pahitnya krisis global. Tribune Co menjadi penerbit surat kabar besar Amerika Serikat pertama yang menyatakan diri bangkrut. Dengan utang 13 miliar dollar AS atau
Rp 156 triliun, perusahaan yang menerbitkan Chicago Tribune ini tak
mampu lagi memenuhi kewajiban. Semua ini juga tidak lepas dari
penghasilan iklan yang terus merosot. Harga saham yang anjlok juga memperburuk kondisi keuangan sejumlah media massa di AS. Saat ini hampir semua perusahaan media di AS kini berjuang untuk bertahan hidup. Mereka melakukan pemangkasan besar-besar untuk memiminalisir biaya pengeluaran. Untuk menutupi biaya produksi perusahaan mau tidak mau melakukan Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK. Saat ini, sudah ratusan wartawan yang bekerja di perusahaan media kehilangan pekerjaannya.
Penurunan pemasukan iklan dan banyaknya kredit macet menjadi salah satu faktor bangkrutnya Chicago Tribune. Hal ini tentu saja membuat perusahaan harus memikirkan jalan keluarnya untuk menutupi biaya iklan dan secara tidak langsung hal ini menghambat pelunasan pembayaran hutang perusahaan. Permasalahan yang di hadapi oleh Chicago Tribune tak lepasa dari kurangnya pihak manajeman perusahaan dalam melihat kendala-kendala apa saja yang akan terjadi jika terjadi krisis global seperti ini. Kita ketahui perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa khususnya media cetak mampu tumbuh dan berkembang tidak lepas dari bantuan pengusaha dalam sektor lain dimana sebagai penanam iklan untuk media tersebut.
Jika dilihat dari permasalahan yang dialami “Chicago Tribune” fakrot planning dalam perusahaan kurang berjalan seperti yang diharapkan. Kita tahu dalam sebuah perusahaan fungsi-fungsi manajeman harus berjalan dengan baik salah satunya adalah planning. Seharusnya pihak “Chicago Tribune” sudah mempunyai gambaran-gambaran yang akan dilakukan untuk menghadapi krisis global saat ini, baik itu dengan cara mengambil kebijakan-kebijakan seperti langkah apa yang akan diambil ketika mengahadapi krisis baik dalam hal anggaran bisa dengan meminimalkan anggaran yang mungkin bisa dipakai untuk menutupi pengeluaran dalam produksi. Hal yang terpenting adalah menarik pasar para pembaca “Chicago Tribune” dengan cara memberikan informasi yang mampu menarik perhatian para pembaca.
Memang tidak mudah dalam era globalisasi saat ini perusahaan media massa khususnya cetak mampu terus bersaing dalam menarik para pembaca untuk terus komitmen dengan media kita. Ditambah dengan banyaknya bermunculan media elektronik seperti websaite dan lain sebagaianya, dimana para pencari iformasi saat begitu mudah untuk bisa mandapatkan informasi yang diinginkan. Ditambah dengan adanya krisis global menambah deretan permasalahan yang dihadapi perusahaan media. Tapi masalah itu semua tidak menjadi halangan yang begitu berat jika perusahaan didukung dengan program-program kerja yang professional khusunya bagian planning dimana bagian ini mempunyai peran penting sebagai dasar awal untuk mementukan langkah yang akan diambil dalam perusahaan untuk mementukan yang terbaik bagi perusahaan.
Minggu, 25 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar